Novel judul Hujan di Atas Seragam - episode 1
Hujan sore itu datang tanpa aba-aba. Langit yang tadi cerah mendadak kelabu, dan suara gemuruh kecil terdengar dari arah barat. Satu per satu siswa berlarian keluar gerbang sambil menutupi kepala dengan tas. Bel sekolah sudah berbunyi lima belas menit yang lalu, tapi Hana masih duduk di ruang OSIS, menatap layar ponselnya yang tak kunjung berbunyi. Pesan terakhir yang ia kirim pagi tadi masih berstatus delivered — belum dibaca. "Jangan lupa rapat lomba nanti, jam dua." Pesan sederhana, tapi sejak saat itu, pikirannya tak tenang. Ia menatap papan tulis kecil yang penuh coretan ide lomba 17 Agustus: dekorasi kelas, lomba kebersihan, dan drama musikal. Semuanya menunggu persetujuan Arga — ketua kelas yang setengahnya perfeksionis, setengahnya misterius, dan sepenuhnya sulit ditebak. Hana menarik napas panjang lalu menatap jendela. Hujan menetes lembut di kaca, membentuk aliran kecil yang menurun pelan. Tangannya refleks menulis di kertas: “Menyukai seseorang tanpa ...